Dalam rangka memperingati 100 tahun kebangkitan nasional, Forum Indonesia Muda bekerjasama dengan Keluarga Mahasiswa (KM) ITB menyelenggarakan talkshow bertajuk “Selamatkan Indonesia dari Kemiskinan”, Kamis (22/5). Hadir sebagai pembicara diantaranya Bambang Widianto, perwakilan Bappenas; Mohammad Ismet, perwakilan Bulog; Rina Indiastuti, Guru Besar Ekonomi dan Studi Pembangunan FE Unpad; Ahmad Heryawan, Gubernur Terpilih Jabar 2008; Dr. Yasraf Amir Piliang, Dosen FSRD ITB; Dr. Ing. Asep Saepudin; Lizi, Kepala Sekolah Rumah Belajar KM ITB; Bobby Rahman ITB dan Fityantyo Eka Unpad, perwakilan alumni FIM.
Kemiskinan dapat diartikan sebagai keterbatasan terhadap akses modal usaha, pendidikan, dan kesehatan. Beberapa parameter kemiskinan diantaranya pemenuhan kebutuhan pangan (2100 kalori/hari/jiwa) dan akses pendidikan. Strategi Bappenas dalam upaya menyelamatkan Indonesia dari kemiskinan diantaranya memenuhi kebutuhan dasar (pangan, pendidikan, kesehatan), pemberdayaan masyarakat, pembenahan sistem perlindungan sosial, dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan mengutamakan industri kecil dan menengah. Hal senada diungkapkan Mohammad Ismet, “Dari segi pemenuhan kebutuhan pangan, Bulog mengupayakan agar persediaan beras merata terhadap waktu dan tempat.”
Dari perspektif akademisi, Rini Indiastuti berpendapat permasalahan kemiskinan di Indonesia bukanlah semata-mata persoalan sulitnya masyarakat memperoleh kebut uhan pangan tetapi minimnya kesempatan bagi masyarakat miskin untuk berusaha. Untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia, Pemerintah harus terampil dalam memberikan peluang dan kesempatan berusaha bagi masyarakat miskin.
Talkshow yang bertempat di Aula Barat ITB ini dihadiri oleh kalangan mahasiswa dan umum, beberapa perwakilan warga Kampung 200 Cisitu turut hadir. Sebagai penutup, diadakan Grand launching Rumah Belajar KM ITB secara simbolik oleh Ahmad Heryawan didampingi Lizi selaku Kepala sekolah. Rumah Belajar KM ITB merupakan usaha mahasiswa ITB untuk memberikan solusi masalah kemiskinan di Indonesia. Dalam acara ini juga dilakukan launching Buku Putih Kemiskinan yang berisikan 150 tulisan tentang kemiskinan dari alumni FIM oleh Pembica FIM, Bapak Elmir Amien, dengan secara simbolik diberikan kepada Wakil Rektor Kemahasiswaan ITB, Bapak Widyo Nugroho. Buku Kemiskinan tersebut diberikan kepada semua pembicara sebagai kenang-kenangan







Komentar Terakhir