Merefleksikan perjalanan peran pemuda di Indonesia, tentu tak lepas dari kegiatan meneropong peristiwa lahirnya suatu gerakan yang pada akhirnya kita kenal sebagai “Kebangkitan Nasional“. Tahun ini bangsa Indonesia memperingatinya untuk yang ke 100 kalinya.
Forum Indonesia Muda ( FIM ) sebagai salah satu bentuk upaya dan kepedulian terhadap proses mempersiapkan kepemimpinan kepemudaan, merasa perlu menyelenggarakan suatu event yang tidak biasa, untuk menggaris bawahi berbagai peristiwa akbar yang terjadi di bulan Mei tahun 2008 ini. Peristiwa akbar tersebut antara lain peringatan hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2, lalu ada 10 tahun peringatan tragedi Trisakti pada tanggal 13-14. Sedangkan pada tanggal 20 Mei merupakan peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, dan 10 tahun reformasi yang ditandai lengsernya presiden Suharto pada tanggal 21 Mei 1998.
Menatap sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, berarti menatap catatan panjang peranan pemuda sejak masa lampau hingga masa kini. Forum Indonesia Muda sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada angkatan ke-6 kali ini bertekad tidak akan berpangku tangan membiarkan sejarah berlari tanpa partisipasi. Untuk itulah FIM VI ini digelar lebih istimewa dibandingkan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, dengan beragam acara dan masing-masing rangkaiannya melibatkan partisipasi aktif para aktifis itu sendiri, mulai dari rancangan program, pelaksanaan dan tindak lanjut.
Upaya ini memang hanya laksana cahaya kunang-kunang di malam kelam, namun siapa tahu kerlip dan cahaya yang kecil ini jika dihimpun akan melahirkan mega cahaya yang akan menyinari ibu pertiwi.
Apa saja yang Kegiatan FIM Tahun ini
Tahun ini, selain mengadakan [1]Leadership Lifeskill Training angkatan-IV, Forum Indonesia Muda juga akan mengadakan [2]seminar nasional bertema kemiskinan serta [3]kegiatan bakti sosial. Ketiga acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan di bulan Mei.
Apa Tujuan dari Seminar Kebangkitan Nasional
Acara yang yang akan diadakan pada tanggal 20 Mei 2008 dan bertempat di Aula Barat ITB, Bandung ini diharapkan dapat menyatukan/menghimpunkan kembali berbagai kalangan organisasi pemuda dan mahasiswa. Seminar ini bertujuan untuk memperkokoh Semangat Kebangkitan Nasional para Pemuda Indonesia dengan memerangi “Kemiskinan melalui pendidikan”.
Apa Tujuan dari Kegiatan Bakti Sosial
Bakti Sosial yang diadakan untuk menumbuhkan spirit kerelawanan dan kesetiakawanan sosial di jiwa pemuda Indonesia khususnya alumni FIM. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu tahap pertama bakti sosial di Bandung dengan konsep pembagian kebutuhan sehari-hari bagi penduduk yang tidak mampu dan tahap kedua yaitu pengembangan desa binaan FIM.
Dalam rangka menyambut rangkaian kegiatan tersebut, kami mengajak semua Alumni FIM di seluruh Indonesia, Sahabat FIM, calon peserta training angkatan ke-6, pemuda negeri ini untuk ikut berpartisipasi di semua rangkaian Acara tersebut.
Untuk mendukung program baksos khususnya, dibutuhkan partisipasi dari teman-teman semua untuk ikut berkontribusi, dengan cara: menyumbang secara sukarela berupa buku bacaan anak-anak dengan jumlah yang tak dibatasi per orangnya. Bantuan dari teman-teman semua akan sangat berarti bagi kesuksesan program tersebut. Semoga apa yang menjadi usaha kita bersama berbuah pada situasi dan kondisi yang lebih baik.
Semoga adanya Kegiatan FIM di tahun 2008 ini menjadi salah satu cahaya dari usaha Kebangkitan Bangsa Indonesia dan tentunya tidak kalah bermanfaat dan bernilai dengan kegiatan FIM di tahun 2007. Mari Bangkit wahai kunang-kunang…
Komentar Terakhir